Bagaimana Cara yang Tepat dalam Menulis Sosok?

menulis sosok

Setiap orang itu unik. Masing-masing punya ciri khas yang berbeda. Setiap individu pun memiliki kreatifitas dan bakat yang beragam. Keunikan setiap orang inilah yang melahirkan “seni” menulis profil seorang tokoh (atau bisa kita sebut dengan menulis sosok).

Menulis sosok adalah menulis kehidupan atau perjalanan hidup seseorang. Menulis sosok adalah upaya menganalisis dan menafsirkan sejumlah peristiwa dalam kehidupan seseorang, serta peristiwa luar biasa yang menimpa seseorang. Dalam artian, menemukan berbagai rangkaian peristiwa  dan memaparkan argumen mengenai arti penting pencapaian dan prestasi.

Lalu, bagaimana caranya menulis sosok?

Berikut beberapa poin penting yang perlu kita perhatikan dalam proses menulis sosok:

Cara Menulis Sosok

1. Pilih Sosok yang Akan Diungkap

Di sini, penulis perlu menyadari bahwa setiap individu memiliki keunikan, tekanan, dan perjalanan hidup masing-masing. Sehingga memunculkan kreativitas maupun terobosan yang akhirnya menarik untuk diselami lebih dalam.

Pemilihan sosok menjadi pondasai utama. Tentu saja karena adanya hal yang menarik dalam dirinya. Dalam hal ini, menarik atau tidaknya perjalanan hidup seseorang merupakan suatu hal yang sangat subyektif. Biasanya, hal menarik tersebut memiliki dampak dan bahkan bisa menginspirasi orang yang melihatnya.

2. Nilai Berita

Hal yang memuat ini salah satunya adalah konflik. Konflik di sini bukan hanya perseteruan antar manusia saja, melainkan bisa dengan apapun. Baik itu konflik dengan keadaan, misal kemiskinan dan lainnya, konflik batin, atau konflik apapun. Penulis harus memahami lawan yang berhadapan dengan sosok tersebut, sehingga sebuah biografi akan menjadi semakin menarik.

Nilai berita lainnya adalah uniqueness atau keunikan masing-masing individu. Kadang keunikan ini cenderung nyeleneh atau tidak umum di mata masyarakat luas. Keunikan bukan hanya pada ranah praktik, melainkan juga pada ranah gagasa, cara berfikir, dan lainnya.

Beberapa ragam keunikan bisa kita lihat semisal distingsi, atau berbeda dengan lainnya. Bentuk lain keunikan lainnya adalah ‘temuan baru’ dalam suatu hal atau pemikiran. Keunikan berikutnya ialah melebihi batas hal yang ada pada umumnya. Ini adalah beberapa bentuk keunikan yang dapat kita lihat dalam menulis sosok.

3. Cerita Hidup

Kita perlu menyadari bahwa dalam menulis sosok, jalan cerita hidup manusia tidak akan bisa tertulis secara lengkap dalam sebuah penulisan biografi. Penulisan biografi yang baik adalah penulisan yang fokus pada satu hal dan dapat terangkai dengan nilai historis dalam sosok tersebut. Karena pada dasarnya, penulisan jejak hidup seseorang tidak akan lengkap utuh, mengingat berbagai hal yang terjadi dalam kehidupan setiap manusia.

4. Siapkan Data Diri Sosok yang Akan Ditulis

Seorang penulis sosok harus menyiapkan data diri sosok tersebut terlebih dahulu. Data dapat penulis peroleh dari berbagai sumber. Seperti buku, media daring, surat kabar, dan wawancara mendalam (deep reporting).

Wawancara menjadi salah satu hal yang penting untuk menulis sosok, apalagi jika akan menulis sosok yang masih hidup. Hal ini sangat berguna. Selain untuk konfirmasi terkait topik yang sedang dibahas, wawancara akan memunculkan sense yang berbeda dan pengenalan lebih mendalam kepada sosok tersebut.

Ini bukan berarti penulis tidak bisa menulis sebuah biografi tanpa wawancara Sah-sah saja jika menulis sosok tanpa melakukan wawancara. Namun, jika penulis melakukan wawancara, maka itu akan sangat berguna untuk lebih mendalami perjalanan hidup dari sosok tersebut. Bahkan terkadang, penulis akan menemukan data-data yang tidak tertulis dari refrensi yang sudah ada, sehingga tentu akan menghasilkan karya yang baik.

Siapapun Itu, Lihatlah Ia sebagai “Manusia”

Setiap sosok pasti memiliki kelebihan-kelebihan yang membuatnya layak untuk dimuat. Namun, bukan berarti dalam proses menulis sosok tidak ada tantangannya. Tentu saja tetap ada. Kendala yang sering dialami ialah pada sesi wawancara, dimana penulis akan bertemu secara langsung dengan sosok narasumber. Mulai dari gugup, list pertanyaan yang telah terjawab dalam satu penjelasan, dan lain sebagainya. Kendala-kendala ini akan berakibat pada perbincangan yang kurang mendalam, bahkan berakhir dengan data yang kurang memuaskan.

Dari sini, kita bisa memahami bahwa sisi keobjektifan penulis menjadi hal yang penting. Tentunya dengan tanpa mengurangi norma kesopanan dan tidak melanggar batas etik jurnalistik. Sampel yang seringkali terjadi ialah pada saat akan menulis sosok kiai. Kiai terkenal dengan ketokohannya di bidang pemahaman agama Islam, dan tentunya memiliki pengaruh yang signifikam.

Sudah barang tentu orang yang akan menulis mengenai tokoh kiai harus mempersiapkan mental lebih, dan bukan hanya sekedar dari sisi materi data-data. Secara umum, teknisnya sama dengan proses di atas. Hanya saja, penulis harus bisa menempatkan sudut pandang terhadap sosok kiai tersebut.

Menulis Sosok Kiai

Seseorang mendapatkan sematan “kiai” tentunya telah melewati banyak hal dalam berkehidupan. Sebutan kiai adalah sebutan dari masyarakat karena pemahamannya terhadap ilmu agama dan karena ia banyak memberikan manfaat kepada masyarakat umum. Kiai juga seringkali dikaitkan dengan karomah-karomah (suatu kelebihan yang berada di luar batas nalar umum) yang melingkupi dirinya.

Beberapa poin yang seringkali dirasa kurang dalam penulisan sosok kiai adalah penulis terlalu fokus pada karomah yang melekat. Selain itu, menceritakan sosok tersebut saat sudah menjadi “kiai” dan tanpa menyandingkan bagaimana perjalanan perjuangannya di masyarakat. Dalam hal ini, kisah perjuangan kiai yang sudah berusaha melawan berbagai keadaan dan tantangan hidup yang ada, tentu akan menjadi kisah inspiratif yang lebih menarik untuk disimak.

Sebagai penutup, menulis sosok merupakan hal menarik yang seringkali berdampak pada pemahaman dan sisi baik penulis sendiri. Karena menulis sosok merupakan sejarah nyata, bukan fiksi. Menulis sosok dapat tertuang dalam berbagai bentuk tulisan, seperti artikel, hard news, opini, hingga features. Jadi, mari menulis sosok dengan baik.

Baca Juga

5 Tokoh Muslimah Inspiratif di Dunia

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kategori Artikel
Kanal Kreatif
Lebih dekat