Muslim Kreatif, Kunci Menaklukkan Era-Komunikasi Global

Hari ini siapa sih yang tidak mengenal smartphone? Alat segenggaman tangan yang hampir setiap aktifitas bisa dilakukan melaluinya. Bahkan mungkin anda sedang membaca artikel ini menggunakan alat ini. Revolusi teknologi komunikasi belakangan ini dapat membuat manusia secara ringkas meletakkan segala kebutuhannya atas informasi dalam genggaman tangannya saja. Tak ayal kinerja manusia semakin cepat, tidak terbatas tempat, serta lebih fleksibel.
Era komunikasi global ini ternyata sudah diprediksikaan oleh Alvin Toffler dalam bukunya The Third Wave. Menurut Toffler, tiga gelombang peradaban manusia terdiri dari era pertanian, industri dan era informasi / komunikasi. Gelombang pertama (800 SM-1500 M) adalah gelombang pembaruan dimana manusia menemukan dan menerapkan teknologi pertanian yaitu manusia berubah dari kebiasaan berpindah-pindah yang menetap disatu tempat. Ciri masa ini adalah penggunaan “baterai alamiah” yang dapat menyimpan energi yang dapat diperbaharui dalam otot-otot binatang, hutan, air terjun, angin atau langsung dan matahari, banyak sekali menggunakan kincir air dan kincir angin.
Gelombang kedua (1500 M-1970 M) adalah masyarakat industri, sebagai “manusia ekonomis” yang rakus yang baru lahir dari Renaissance (pencerahan di Eropa). Adam Smith dengan bukunya The Wealth of Nations dari Charles Darwin dengan bukunya The Origin of Species mewarnai budaya renaissance. Imprialisme dan kolonialisme di gelombang kedua ini merupakan interpretasi yang salah dari Teori Darwin, terutama ideologi Social Darwinism dan Herbert Species ; The Mights is always Rights. Gelombang kedua ini berbudaya produk massa, pendidikan massa, komunikasi massa dan media massa.
Gelombang ketiga (1970-2000 M) adalah masyarakat informasi dengan ciri-ciri :
Kelangkaan bahan bakar fosil ; kembali ke energi yang dapat diperbaharui, Proses produksi yang cenderung menjadi produksi massa yang terkonsentrasi, Terjadinya deurbanisasi dan globalisasi karena kemajuan teknologi komunikasi dan informasi. Peradaban gelombang ketiga merupakan Sintesa dari gelombang pertama (tesa) dan gelombang kedua (antitesa). Dalam gelombang ketiga ini kadang disebut sebagai Knowledge Age, dengan digunakannya satelit telekomunikasi, kabel optik dalam jaringan internet, masyarakat mampu berkomunikasi online

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kategori Artikel
Kanal Kreatif
Lebih dekat